Kamis, 07 Januari 2016

BootLoader

Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh!

 
Bootloder merupakan program yang mempunyai fungsi utama untuk menempatkan kernel suatu sistem operasi ke dalam memori komputer. Bootloader sangat berguna terutama bila di dalam satu harddisk terdapat lebih dari satu sistem operasi, karena akan memudahkan untuk memilih sistem operasi mana yang akan dijalankan pada saat boot. Pada bab ini akan dibahas 2 bootloader yang paling banyak digunakan di Linux yaitu LILO dan GRUB.

1. LILO
LILO(LInux LOader) telah digunakan sebagai bootloader di Linux selama bertahun-tahun. LILO dapat diinstall di Master Boot Record(MBR) ataupun di sektor pertama dari partisi root.

2. GRUB
 GRUB (GRand Unified Bootloader) saat ini telah menjadi bootloader default di beberapa distribusi Linux menggantikan LILO. seperti halnya LILO, GRUB juga dapat diinstall di MBR atau di sektor pertama dari partisi root.
     cara kerja GRUB:
ketika komputer kita melakukan booting BIOS akan melakukan pengecekan terhadap komputer seperti jumlah RAM, waktu dan tanggal disk yang terpasang dan membaca media yang dianggap sebagai boot media sesuai dengan konfigurasi pada BIOS. proses pemanggilan GRUB meliputi beberapa tahap yaitu:

a). Memanggil Primary Bootloader
primary bootloader berisiprogram dengan ukuran lebih kecil dari 512 bytes karena diletakkkan pada MBR, yang hanya berukuran sebesar 512 bytes. kemudian memanggil secondary bootloader.

b). Memenggil Secondary
secondary bootloader akan membawa kita ke menu pilihan sistem operasi yang akan kita jalankan. GRUB menjalankan dua pilihan utama yaitu pilihan menu sistem operasi dan menu bootloader command.

c). Memanggil Sistem Operasi pada Posisi Partisi Terentu
dalam memanggil sistem operasi, GRUB mendapat instruksi tertentu untuk memanggil sistem operasi tersebut. instruksi ini bisa kita definisikan melalui konfigurasi GRUB, atau kita ketikkan secara manual pada mode bootloader command.

 #Instalasi GRUB
jika kita belum menginstal GRUB saat pertama kali anda menginstall Linux keterangan singkat ini akan menjelaskan cara memasang GRUB pada sistem kita.
berikut langkah-langkah menginstal GRUB:

1. Pastikan anda sudah memiliki paket GRUB pada sistem anda, baik dari tarball ataupun dari RPM.
2. pada konsol lakukan login sebagai root.
          login : root
          password : password 
3. dari shell prompt ketikkan:
          [root@localhost:~]#  grub-install /dev/hda 
4. selanjutnya reboot system anda
          [root@localhost:~]# shutdown r now 

#Mengganti tampilan saat bootloader.

Di dalam bootloader, gambar background pada bootloader bisa di ganti sesuai keinginan. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1). Pertama, siapkan gambar yg mau dipasang pada bootloader, gambar harus memenuhi spesifikasi sebagai berikut: Ukuran 640×480, Indexed Color maks 14, format gambar .xpm. Anda dapat mengedit gambar menggunakan aplikasi GIMP (GNU Image Manipulator Program) yang tersedia pada linux.

2). Kedua, masuk lah terlebih dahulu ke super komputer, dan masukkan password nya. kompres file gambar tersebut dengan format .gz. Perintah: gzip nama_file.




 3). Ketiga, pindahkan file yang telah di kompres tadi kedalam /boot/grub. 




4). Kemudian masuk dan edit /boot/grub/menu.lst. [vi /boot/grub/menu.lst]. ganti nama pada splashimage dengan nama file gambar anda tadi. Setelah itu save dengan [:wq!].


 5). Selesai. Gambar bootloader telah selesai diganti, reboot untuk melihat apakah gambar sudah terganti atau belum.


#Memberi Password pada Bootloader

Bootloader tidak hanya dapat diganti gambarnya, tetapi bootloader juga dapat diberi password agar komputer anda lebih aman. Pemberian password untuk bootloader dilakukan di /boot/grub/menu.lst. [Perintah: vi /boot/grub/menu.lst]. Ada 3 metode pemberian Password pada bootloader, yaitu:

1). Pemberian password dibawah hiddenmenu: untuk memberi password pada editor di bootloader, jadi kita harus memasukan password dengan menekan tombol ‘p’ dahulu baru bisa masuk ke menu editnya.


2). Pemberian password dibawah title: untuk memberi password setelah memilih Sistem



3). Penggunaan Lock setelah Password: untuk meminta password kembali.


#Password juga dapat di enkrip agar tidak gampang di bobol orang, berikut adalah caranya:

1). Ketik grub-md5-crypt. Kemudian masukkan password yang ingin di enkrip. Copy hasil enkripan tersebut.



2). Jika ingin memakai hasil enkrip tersebut, gunakan password –md5 kode_enkrip



berikut penjelasan tentang bootloader. terima kasih.

 Wassalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh!
STT-PLN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar