Assalaamualaikum Warahmatullaahi Wabarokaatuh!
Permission file merupakan hak yang di berikan kepada user untuk mengakses file/direktori. Ada 3 macam bentuk Permission File pada Linux:
- Read(r): mengizinkan user lain hanya untuk membaca dan membuka file/direktori.
- Write(w): mengizinkan user lain untuk melakukan perubahan ataupun memodifikasi file/direktori.
- Execute(e): mengizinkan user bisa menjalankan dan mengeksekusi file/direktori.
- User(u): hak akses user atau pemilik file/direktori, sehinggan user lain tidak dapat melakukan perubahan atau modifikasi.
- Group(g): hak akses yang dimiliki group tempat user berada, sehingga hanya user yang terdaftar di group saja yang dapat mengaksesnya.
- Other(o): hak akses yang dimiliki user lain selain user atau pemilik file/direktori itu sendiri.
rwx pertama untuk user, dilanjutkan untuk group kemudian untuk other.
Setting Permission file:
- chmod : setting hak aksesnya satu per satu. contoh:
- umask : setting hak akses secara default, default dari permisssion file berlaku pada file dan direktori.
Mungkin akan lebih enak jika menggunakan dengan contoh langsung.
Untuk folder, nilai permission yang digunakan adalah 777.
Untuk file, nilai permission yang digunakan adalah 666.
Berikut perhitungannya :
Untuk folder = 777 – 022 = 755
Untuk file = 666 – 022 = 644
Jadi :
Jika anda akan membuat sebuah folder baru, maka folder baru tersebut memiliki permission 755 atau u=rwx, g=r-x, o=r-x
Jika anda membuat sebuah file baru, maka file baru tersebut memiliki permission 644 atau u=rw-, g=r–, o=r–
Wssalaamualaikum Warahmatullaahi Wabarokaatuh!
link kampus: STT-PLN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar