Minggu, 25 Oktober 2015

Permission File (Hak Akses File) pada Linux



 Assalaamualaikum Warahmatullaahi Wabarokaatuh!

 

Permission file merupakan hak yang di berikan kepada user untuk mengakses file/direktori. Ada 3 macam bentuk Permission File pada Linux:

  1. Read(r): mengizinkan user lain hanya untuk membaca dan membuka file/direktori.
  2. Write(w): mengizinkan user lain untuk melakukan perubahan ataupun memodifikasi file/direktori.
  3. Execute(e): mengizinkan user bisa menjalankan dan mengeksekusi file/direktori.
Adapun ke-3 mode akses tersebut:
  1. User(u): hak akses user atau pemilik file/direktori, sehinggan user lain tidak dapat melakukan perubahan atau modifikasi.
  2. Group(g): hak akses yang dimiliki group tempat user berada, sehingga hanya user yang terdaftar di group saja yang dapat mengaksesnya.
  3. Other(o): hak akses yang dimiliki user lain selain user atau pemilik file/direktori itu sendiri.
drwxrwxrwx.......
 rwx pertama untuk user, dilanjutkan untuk group kemudian untuk other.

Setting Permission file:
  1. chmod : setting hak aksesnya satu per satu. contoh:


  1. umask : setting hak akses secara default, default dari permisssion file berlaku pada file dan direktori.
Default umask di linux adalah bernilai 022. Bagaimana menjelaskan angka ini ?
Mungkin akan lebih enak jika menggunakan dengan contoh langsung.
Untuk folder, nilai permission yang digunakan adalah 777.
Untuk file, nilai permission yang digunakan adalah 666.
Berikut perhitungannya :
Untuk folder = 777 – 022 = 755
Untuk file = 666 – 022 = 644

Jadi :
Jika anda akan membuat sebuah folder baru, maka folder baru tersebut memiliki permission 755 atau u=rwx, g=r-x, o=r-x
Jika anda membuat sebuah file baru, maka file baru tersebut memiliki permission 644 atau u=rw-, g=r–, o=r–

Wssalaamualaikum Warahmatullaahi Wabarokaatuh!
link kampus: STT-PLN


Tidak ada komentar:

Posting Komentar